Begini Kronologis Napi Kabur Dari Lapas Blangpidie

Begini Kronologis Napi Kabur Dari Lapas Blangpidie

BLANGPIDIE - Kepala Lapas Kelas II B Blangpidie Ahmad Widodo menerangkan sebelum kabur sembilan napi terlebih dahulu menikam petugas di pintu penyekat lalu para tahanan itu menerobos ke pintu berikutnya hingga sampai ke pintu utama lapas. 

Sampai di pintu gerbang utama sembilan napi tersebut tidak berhasil membuka pintu, kemudian para tahanan itu mendobrak pintu aula kantor, disana tersimpan alat yang sering dipakai untuk kerja bhakti napi karena aula digunakan untuk Gudang penyimpanan.

Baca: PeristiwaTusuk Petugas, Sembilan Napi Lapas Blangpidie Kabur

“Jadi, di gudang itu ada parang ada palu dan alat-alat lain. Kemudian mereka menjebol dua teralis besi jendela lalu napi melompat keluar Lapas dan dikejar oleh petugas,” ungkap Widodo kepada sejumlah wartawan, Jum'at (16/7/2021) malam.

Kemudian, kata dia, di lantai bawah ruang aula itu juga ada sebuah palu ukuran sedang terletak persis di bawah jendela yang dipatahkan. Menurutnya, palu itu digunakan oleh napi ini untuk mematahkan teralis besi jendela.

“Pada saat kejadian ada satu regu lima orang petugas sedang piket. Mereka (petugas) sempat menahan napi agar tidak kabur. Tapi narapidana itu menusuk petugas. Petugas yang ditusuk itu sekarang di rumah sakit umum daerah Tengku Peukan menjalani perawatan medis,” jelasnya.

Informasi sementara yang  diperoleh dari aparat kepolisian, semua napi yang kabur tersebut melarikan diri ke arah gunung di belakang Lapas Blangpidie, dan diharapkan waktu singkat semua napi kabur tersebut bisa tertangkap kembali. 

“Satu dari sembilan napi kabur itu sudah berhasil ditangkap saat melarikan diri ke arah gunung sekira pukul 17.45 WIB atau sekitar 15 menit pasca kejadian,”  pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Abdya Muhammad Nasution menyebutkan, pihaknya yang ikut dibantu oleh personil TNI hingga saat ini masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap para tahanan yang rata-rata tersandung kasus narkoba dan pencabulan anak dibawah umur.

"Malam ini kita terus melakukan pengejaran, dan melakukan razia penyekatan di jalan nasional untuk antisipasi napi kabur ke luar daerah,” katanya

Selain melakukan razia penyekatan di beberapa titik jalan nasional sebagai upaya mempersempit ruang gerak napi. Aparat juga melakukan penyisiran di kawasan pegunungan.  

Amatan  anteroaceh.com di aula Lapas terlihat teralis besi jendela ruang aula kantor Lapas patah, dan darah berceceran di lantai kantor termasuk pecahan kaca bertaburan mulai dari pintu penyekat hingga ke jendela tempat napi melompat kabur. 

Komentar

Loading...