Bea Cukai Lhokseumawe Hibah 17 Ton Bawang Sitaan ke Panti 

Bea Cukai Lhokseumawe Hibah 17 Ton Bawang Sitaan ke Panti 

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Kantor Pengawasan dan  Pelayanan Bea Cukai Lhokseumawe menghibah 17,5 ton bawang merah ilegal kepada dayah dan panti asuhan yang ada di Aceh Utara dan Aceh Besar.

Bawang sitaan hasil tindak pidana kepabeanan tersebut dihibahkan setelah mendapatkan persetujuan dari Kakanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Aceh dan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Lhokseumawe. 

Penyerahan bawang merah tersebut dilakukan di Kantor KPPBC Lhokseumawe di Jalan Iskandar Muda Lhokseumawe, Kamis (18/3/2021). Diserahkan langsung oleh Kepala Bea Cukai Lhokseumawe Mochammad Munif kepada Dayan Albar asisten I Setdakab Aceh Utara dan kepala Dinas Sosial Aceh Utara Zulkarnain.

“Setelah mendapat persetujuan pimpinan bawang sitaan ini kita berikan kepada dayah agar bisa dimamfaatkan untuk santri dan anak yatim di panti yang ada di Aceh Utara dan Aceh Besar,” jelas Mochammad Munif.

Dijelaskan , untuk dayah di Aceh Besar dihibah sebanyak 7 ton dan telah diserahkan beberapa hari lalu dan sisanya untuk dayah di Aceh Utara diserahkan hari ini.

Katanya bawang merah asal Thailand tersebut disita dari KM Fortuner bobot 45 GT yang ditinggal ABK di TPI Kuala Cangkoi Lapang, Aceh Utara beberapa waktu lalu. Pihaknya juga menyita dua unit truk dan satu pikap di lokasi temuan,  yang juga  memuat bawang dari kapal kayu itu.

Kepala Dinas Sosial Aceh Utara Zulkarnain mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Bea dan Cukai telah membantu para santri di Aceh Utara dengan bantuan bawang tersebut. 

“Terimakasih kepada Bea Cukai, besok bawang ini akan kita salurkan ke seluruh dayah dan panti di Aceh Utara,” singkatnya.

Komentar

Loading...