Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Baru Bebas Karena Asimilasi Covid-19, Residivis asal Pasieraja Kembali Beraksi di Kotafajar

Baru Bebas Karena Asimilasi Covid-19, Residivis asal Pasieraja Kembali Beraksi di Kotafajar

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com – Seorang mantan narapidana asal Paseiraja Aceh Selatan yang baru bebas setelah mendapat asimilasi Covid-19 kembali berulah. Ia kembali mengulangi aksi pencurian di sebuah rumah di Kotafajar, Kecamatan Kluet Utara.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Ardianto Nugroho melalui Kasat Reskrim Iptu Zeska Julian Taruna Wijaya saat menggelar konfrensi pers di mapolres pada Jum’at (5/6/2020) mengatakan, IH (37) merupakan warga Gampong Ujung Padang Asahan, ia sempat menjalani masa tahanan di Rutan Nagan Raya karena aksi pencurian pada tahun 2019 lalu.

Tak jera, setelah bebas ia kembali mengulangi aksinya. Ia melakukan perbuatan yang sama pada Senin (1/6/2020) dinihari.

IH melakukan pencurian di sebuah rumah warga Kotafajar, Kecamatan Kluet Utara, dalam aksinya pelaku berhasil membawa kabur dompet pemilik rumah yang berisi uang tunai dan sejumlah kartu ATM yang kemudian berhasil ditarik pelaku hingga Rp. 3,5 juta.

Iptu Zeska mengatakan sebelum melakukan aksinya, dari Pasieraja menuju Kotafajar palaku menumpang dengan abang iparnya menggunakan sepeda motor dengan alasan ingin pergi ke rumah teman pada Minggu (31/5) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Sampai di Gampong Simpang Empat, Kluet Utara ia minta diturunkan disana dan  melanjutkan berjalan kaki ke depan sebuah toko mainan anak-anak.

Pelaku menunggu disana sampai larut malam dan kemudian melancarkan aksinya sekitar pukul 02.00 WIB.

"Dalam melakukan pencurian, pelaku berjalan kaki menuju rumah korban dan memanjat tiang rumah untuk menuju lantai dua. Setelah itu, pelaku mencongkel pintu rumah menggunakan sebuah obeng kecil yang telah disediakan untuk bisa masuk ke dalam rumah," Iptu Zeska.

Setelah pintu berhasil terbuka, IH menuju lantai bawah dan berencana hendak masuk ke kamar tetapi batal karena pintu kamar terkunci. Ia langsung bergegas kabur membawa sebuah dompet korban yang didapatinya di atas sebuah meja di depan kamar.

Pelaku berhasil membawa kabur dompet berisi uang tunai Rp. 500 ribu, dua kartu ATM, STNK, KTP, tiga SIM dan satu lembar kertas bertuliskan password ATM.

Selanjutnya ia melakukan penarikan uang di ATM BRI Batalyon 115 ML di Pasieraja sebanyak lima kali dengan total Rp. 3,5 juta. Setelah melakukan penarikan tersebut IH langsung membuang kartu ATM beserta dompet ke semak-semak.

IH berhasil ditangkap polisi dikediamannya pada hari Rabu (3/6) sekitar pukul 15.00 WIB.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 362 dan atau 363 ke 3e dan ke 5e KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama sembilan tahun atau pidana denda sebanyak-banyaknya Rp. 900 ribu.

Komentar

Loading...