Bapas Nagan Raya Terima Tujuh Warga Binaan Asimilasi dari Lapas Blangpidie

Bapas Nagan Raya Terima Tujuh Warga Binaan Asimilasi dari Lapas Blangpidie

BLANGPIDIE – Sebanyak tujuh warga binaan pemasyarakatan (WPB) yang menajalani hukuman di Lapas Kelas II Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya) dibebaskan setelah mendapat asimilasi COVID-19.

Warga binaan itu diserahterimakan dari Lapas Kelas II Blangpidie kepada Balai Pemasyarakatan (Bapas) kelas II Nagan Raya untuk dilakukan pembinaan dan pengawasan.

Serah terima berlangsung di Lapas Blangpidie, Selasa (13/7/2021) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Tujuh WBP itu diterima oleh Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama Bapas Nagan Raya, Imam Maulana Masni.

Ketujuh warga binaan pemasyarakatan yang mendapatkan program asimilasi di rumah ini adalah mereka yang telah memenuhi persyaratan seperti perhitungan masa pidana 2/3 jatuh sampai dengan 31 Desember 2021 dan telah menjalani 1/2 masa pidana, bukan residivis. 

Asimilasi itu berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 24 Tahun 2021 tentang syarat dan tata cara pemberian asimilasi, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Kepala Bapas Nagan Raya, Yusnal, SH melalui Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Pertama, Imam Maulana Masni mengatakan pihaknya akan melaksanakan pengawasan secara maksimal di tengah pandemi COVID-19 yang saat ini masih melanda dunia.

"Secara defacto mereka bebas, namun secara dejure mereka masih memiliki ikatan hukum dengan mekanisme pengawasan dari kami dan kami berharap para WBP dapat menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan di lingkungannya sebagai upaya pencegahan COVID 19 serta tidak mengulangi perbuatan melawan hukum," kata Imam.

Komentar

Loading...