Update COVID-19 Aceh

0 ODP
0 PDP
0 Positif
0 Meninggal
0 Sembuh

-

Sumber: -

Bakar Rumah Kakak Ipar, Seorang Pria di Aceh Timur Diburu Polisi  

Bakar Rumah Kakak Ipar, Seorang Pria di Aceh Timur Diburu Polisi  

IDI, ANTEROACEH.com- SB (36) warga Gampong Paya Lipah (Kuala Beukah), Kecamatan Peureulak, Aceh Timur diburu polisi setelah dilaporkan atas tindakan pembakaran rumah kakak iparnya di Gampong Alue Batee, Kecamatan Ranto Pereulak, Aceh Timur, Rabu( 29/7/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.

Menurut informasi, pelaku nekat melakukan aksinya tersebut karena kuat dugaan dipicu ketergantungan narkotika berlebihan.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK melalui Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Wisnu Bramantyo mengatakan, berdasarkan keterangan awal korban, setiap kali pelaku mendatangi rumah korban, tanpa ada sebab, pelaku marah marah dan mengajak ribut dengan suami korban yang merupakan abang kandung pelaku, namun pelaku langsung pergi setelah diberi uang.

"Sebelum kejadian, korban sedang menonton TV bersama ketiga anaknya di rumah, tiba-tiba pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega tanpa Nomor Polisi dan berteriak memanggil suaminya yang tak lain adalah abang kandung pelaku,"ucap Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Wisnu Bramantyo dalam keterangan yang diperoleh anteroaceh.com.

Saat itu, lanjut Kapolsek suami korban tidak dirumah karena bekerja. Korban sengaja tidak menjawab, namun ia sempat melihat dari pintu depan rumah yang saat itu terbuka, di tangan kanan pelaku memegang sebilah parang, sedangkan tangan kirinya memegang satu botol air kemasan ukuran besar yang diduga berisi bensin.

"Korban merasa kedatangan pelaku hendak bermaksud jahat dan dengan segera membawa keluar ketiga anaknya dari pintu belakang rumah," tambah Iptu Wisnu

Disaat bersamaan korban juga sempat melihat ada barang berapi yang dilempar pelaku ke atap rumahnya sebanyak tiga kali. Seketika api langsung membakar atap rumah yang terbuat dari daun rumbia itu dan menjalar ke bangunan rumah korban yang berkonstruksi kayu dengan model panggung.

Malangnya lagi, korban tidak sempat menyelamatkan barang berharga dan sempat berteriak minta pertolongan sambil berlari ke depan rumahnya. Pelaku yang masih berada di sana menghalangi korban sambil memukul kepalanya dengan parang yang membuat korban kesakitan dan tak berdaya.

Pelaku langsung melarikan diri saat melihat warga sekitar mulai berdatangan dan tak lama berselang mobil pemadam kebakaran datang dan berhasil memadamkan api.

"Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah dan korban juga sudah membuat laporan ke Polsek Ranto Peureulak guna pengusutan hukum lebih lanjut," tutup Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Wisnu Bramantyo.

Komentar

Loading...