Bagaimana Nasib Nasabah BRIS atau BNI Syariah yang Belum Migrasi ke BSI?

Bagaimana Nasib Nasabah BRIS atau BNI Syariah yang Belum Migrasi ke BSI?
Foto: Indiespot

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – Pasca Bank Syariah Indonesia atau BSI melakukan migrasi besar-besaran untuk penyatuan system layanan sejumlah nasabah mulai kelabakan. 

Di Aceh sendiri keluhan yang muncul seperti adanya pemotongan saldo sebesar Rp.50 ribu (kemudian dijelaskan sebagai saldo minimun tabungan) dan panjangnya antrian saat proses migrasi di kantor BSI.

Baca: Heboh Pemotongan Saldo Rp.50 Ribu Saat Migrasi, Ini Penjalasan BSI

Proses migrasi sudah berlangsung sejak kemarin, Senin (7/6/2021). Pada hari pertama BSI berhasil memigrasikan 791 ribu nasabah di Aceh atau mencapai 67,64 persen dari total 1,1 juta nasabah.

Proses migrasi ini akan terus dilakukan secara bertahap hingga 30 Oktober mendatang ditarget 1 November 2021 seluruh system telah terintegrasi dan pada akhir 2021 seluruh layanan akan beralih ke BSI.

Terus bagaimana nasabah BRIS atau BNI Syariah yang belum/tidak melakukan migrasi?, untuk menjawab hal itu anteroaceh.com mencoba meminta penjelasan Head of Corporate Communication BSI, Eko Nopiansyah.

Pertama, Eko memastikan seluruh saldo nasabah yang ada di rekening BRIS atau BNI Syariah tetap aman namun jika tidak segera melakukan migrasi nasabah dikhawatirkan tidak akan bisa melakukan transaksi.

“Saldo tetap aman bang. Cuma nanti akan kesulitan transaksi karena sistemnya beda,” kata Eko menjelaskan.

Disisi lain Eko mengatakan, migrasi secara otomatis tetap akan dilakukan terhadap nasabah eks BRIS, BNI Syariah dan Bank Mandiri Syariah (BSM). Seluruh nasabah dari tiga bank itu secara otomatis akan menjadi nasabah BSI namun nasabah tetap harus mengurus ATM ke kantor BSI.

“Tapi kalau gak ke cabang buat mengurus, nanti ATM nya gak berlaku lagi,” tambah Eko.

Sampai kapan layanan mobile banking BRIS dan BNI Syariah berlaku?

Eko tidak memberikan waktu pasti berakhirnya atau dinonaktifkannya system dari BRIS dan BNI Syariah namun ia mengatakan setelah proses selasai maka layanan selain BSI tidak bisa digunakan lagi.

“Begitu selesai proses integrasi layanan, udah ga bisa digunakan bang (mobile banking BRIS dan BNI Syariah),” pungkas Eko Nopiansyah. 

Komentar

Loading...