Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Babinsa Hebat Sulap Desa Pedalaman  Jadi Cluster Perikanan di Masa Pandemi

Babinsa Hebat Sulap Desa Pedalaman  Jadi Cluster Perikanan di Masa Pandemi

LHOKSUKON,ANTEROACEH.com- Kreatif , gigih dan cerdas layak disematkan untuk seorang Syamsuddin, anggota TNI yang bertugas sebagai bintara pembina desa disingkat Babinsa di Koramil 29 Langkahan, Aceh Utara.

Ia berhasil mengajak masyarakat Gampong Tanjung Dalam , Kecamatan Langkahan, Aceh Utara untuk menjadikan desa pedalaman tersebut menjadi cluster perikanan yang ditargetkan menjadi daerah penghasilkan ikan air tawar terbaik di kabupetan tersebut.

Bermodal skil dalam memelihara ikan air tawar, pria berpangkat sersan dua tersebut mengajak masyarakat tempat tugasnya itu untuk mengolah kawasan sungai penuh semak belukar  menjadi keramba produktif.

Awalnya Bang Din bersama kelompoknya hanya memiliki  6 keramba, setelah mendapat dukungan Program TNI AD Serbuan Teritorial (Serter),  kini berkembang menjadi 72 keramba serta 20 Bioflok berisi 12 ribu ekor Patin,   50.000 ekor Nila , dan 15.000 ekor Ikan Lele.

Tak ayal, berkat ketekunannya bersama warga ,  Bang Din  mendapat apresiasi dari Pangdam Iskandar Muda dan sejumlah pejabat provinsi. Bahkan  pada Agustus lalu Pangdam bersama rombongan dari Banda Aceh terbang dengan helikopter untuk melihat langsung usaha tersebut.

Ternyata, ia  sudah tujuh tahun berkecimpung dalam usaha keramba air tawar. Memiliki 12 keramba dan mempekerjakan tujuh orang kurang mampu dalam usahanya itu. lokasi keramba pribadinya  berada kawasan sungai Gampong Tok Blang, Aceh Timur.

“Saya sudah lama usaha  keramba ikan air tawar di Aceh Timur dengan penghasilan lumayan. Ide saya bangun usaha perikana sama di Gampong Tanjung Dalam, berawal saat masa pandemi Covid-19, banyak warga yang kehilangan pendapatan, saya ajak warga berusaha seperti saya dan hasilnya alhamdulillah,” jelasnya  Bang Din kepada anteroaceh.com, Selasa (29/12/2020).

Ia mengaku sejak lokasi desanya menjadi cluster perikanan, banyak warga datang belajar. Bahkan bisa dijadikan lokasi hiburan masyarakat sekitar. 

“Modalnya tekun dan terus belajar dan jangan takut untuk berusaha. Karena setiap usaha pasti akan menghasilkan, seperti yang sedang kami kelolala ini, tujuan saya  hanya satu agar ekonomi masyarakat bangkit di tengah kondisi pandemi virus Corona,” ujarnya lagi.

Bang Din mengucapkan terimakasih kepada Pangdam Iskandar Muda,  Danrem 011/Lilawangsa serta Dandim 0103 Aceh Utara, karena berkat  bantuan  bibit dan pakan ikan kepada warga binaanya, usaha semakin berkembang.

Sementara itu, Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto mengapresiasi keberhasilan Serda Syamsuddin,  karena selain bertugas mengayomi masyarakat, anggota TNI tersebut mampu membangkitkan ekonomi masyarakat ditempat tugasnya sebagai Babinsa.

"Dia mampu melihat  potensi sungai yang  ditumbuhi semak belukar menjadi lokasi penuh keramba. Usahanya bersama seorang warga Abdullah mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar," ungkap Oke.

Oke menjelaskan keberhasilan Serda Syamsuddin saat bersama Abdullah menemui Danramil 29 Langkahan Kapten Inf Fakhrizal dan menyampaikan membangun usaha keramba. Selanjutnya ide tersebut disampaikan Danramil  Letkol Inf Agung Sukoco, SH (Dandim kala itu) 

Kemudian pada  Juli dan Agustus 2019 Kodim memberikan bantuan 10 bioflog  dan 6  karamba  d kepada masyarakat Tanjung Dalam Selatan. Kemudian usaha itu terus berkembang  dan bertambah besar.

“usaha Syamsuddin harus diapresiasi oleh semua pihak terutama pemerintah daerah, bahkan bisa dijadikan pilot projek pengembangan perikanan air tawar ke kawasan desa lainnya. Sehingga Aceh Utara tidak hanya dikenal dengan pertanian, namun juga berhasil di sektor perikanan,” pungkasnya

Komentar

Loading...