Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Ayah 62 Tahun di Aceh Besar Perkosa Anak Kandungnya yang Masih Dibawah Umur, Pelaku Ditangkap di Abdya

Ayah 62 Tahun di Aceh Besar Perkosa Anak Kandungnya yang Masih Dibawah Umur, Pelaku Ditangkap di Abdya

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – Bejat, seorang ayah berinisial CA (62) di Aceh Besar tega memperkosa anaknya yang masih berumur 16 tahun.

Bahkan kejadian itu telah dilakukan pelaku sebanyak  empat kali sejak tahun 2015 silam. 

Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ryan Citra Yudha saat konfrensi pers, Rabu (28/10/2020) mengatakan pelaku berhasil diringkus di Kecamatan Manggeng, Aceh Barat Daya (Abdya).

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan abang kandung korban ke Polresta Banda Aceh pada 18 Oktober 2020 lalu.

Setelah dilaporkan dan dilakukan upaya penangkapan pelaku sempat melarikan diri sebelum akhirnya berhasil diringkus di Manggeng.

Kronologis
Berdasarkan keterangan yang berhasil dikumpulkan polisi, aksi pemerkosaan itu terjadi karena pelaku kerap melihat tubuh anaknya yang tengah mengenakan baju usai mandi.

“Kamar pelaku dan korban berdampingan, pelaku sering melihat korban telanjang melalui celah lubang dinding, tersangka CA akhirnya tergiur melakukan aksi bejat tersebut kepada anaknya sendiri,” ungkap AKP Ryan.

Saat melancarkan aksinya pelaku CA mengikat kedua tangan korban dengan jilbab, wajah korban juga ditutup dengan bantal, sehingga korban lemas dan tidak bisa melawan sehingga pelaku leluasa manjalankan asksinya. 

“Setelah diperkosa korban juga diancam dengan sebilah pisau, dan akan dibunuh jika berani melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga atau kerabat terdekat,” lanjutnya.

Sudah Empat Kali Sejak 2015
Pelaku CA telah melakukan aksinya sebanyak empat kali, kejadian pertama terjadi pada tahun 2015 lalu.

Kemudian pelaku kembali menyetubuhi korban sebanyak dua kali pada tahun 2017 dan terakhir di bulan Agustus 2020.

Saat menjalankan askisnya yang keempat perbuatan pelaku akhirnya terbongkar. Karena korban berhasil melarikan diri melalui jendela kamar usai diperkosa oleh pelaku.

“Setelah korban disetubuhi, pelaku mengunci kamar korban dengan maksud agar pelaku dapat menyetubuhi korban kembali, namun korban berhasil lari,” terang Ryan.

Setelah kabur, korban dijemput oleh temannya dan dibawa ke rumahnya. Disana, korban menceritakan apa yang dialaminya lalu temannya menyarankan agar persoalan tersebut diceritakan ke abang kandung korban.

“Setelah diceritakan, abang kandung korban keberatan terhadap apa yang dilakukan pelaku, dan dirinya melaporkan kasus ini ke Polresta Banda Aceh,” jelas Ryan.

Palaku ditangkap 26 Oktober 2020 di Manggeng, Abdya
Setelah dilaporkan ke polisi, pelaku kabur ke Abdya dan berkat koordinasi dengan Polsek Manggeng pelaku berhasil diamankan disana pada 26 Oktober kemarin.

Terancam 15 tahun penjara
Akibat perbuatan pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat (1) dan ayat (3) UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Sebagaimana telah diubah dengan UU RI nomor 35 tahun 2014 dan UU RI nomor 17 tahun 2016 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...