Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Audit Investigasi Batu Gajah Cunda-Meuraksa Dimulai Senin Ini 

Audit Investigasi Batu Gajah Cunda-Meuraksa Dimulai Senin Ini 
Indra Khaira Jaya Kepala BPKP perwakilan Aceh

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Tim audit investigasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh untuk kasus proyek Batu Gajah Pengaman Pantai Cunda-Meuraksa mulai bekerja pada  Senin 15 Februari pekan ini.

Hal itu dikatakan Indra Khaira Jaya Kepala BPKP perwakilan Aceh kepada anteroaceh.com, Kamis (11/2/2021). Katanya surat tugas tim auditor sudah ditanda tangan dan pada Senin pekan ini sudah tiba di Kota Lhokseumawe dan mulai melakukan audit investigasi.

“Saya sudah tanda tangan surat tugasnya, Senin pekan ini tim mulai bekerja bersama-sama dengan Kejaksaan Negeri Lhokseumawe,” ungkap Indra Khaira Jaya.

Indra mengutarakan kasus tersebut masih Pulbaket. Kejaksaan Negeri Lhokseumawe meminta pihaknya melakukan audit investigasi, setelah ada hasil nantinya akan di ekpose bersama-sama dengan pihak kejaksaan. 

“Hasil audit investigasi nantinya akan diekspos bersama-sama. Kemudian akan kita serahkan ke kejaksaan untuk dianalisis, bila didapatkan ada kerugian negara maka akan ditingkatkan ke tahap penyidikan,” terang Indra.

Indra juga menambahkan tidak tertutup kemungkinan audit investigasi nantinya bisa menyasar ke proyek Batu Gajah 2013, 2014, 2015 dah seterusnya. Karena proyek itu merupakan satu kesatuan dan proses pemeriksaan harus dilakukan dari titik nol sampai selesai.

Ia mengisyaratkan audit investigasi proyek batu pengaman pantai 2020 sebagai pintu masuk untuk  proses pemeriksaan untuk tahun-tahun sebelumnya.

“Pemeriksaan tahun 2020 bisa berimbas ke 2019 dan kita akan lihat kesana. Ini ibarat jalan tidak boleh dipotong-potong, saling berkaitan,” tegasnya.

Terkait bahan dugaan penyimpangan proyek Batu Gajah Kota Lhokseumawe yang serahkan Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) ke BPKP,  sebut Indra sebagai bahan penguat dari mitra. Dan selama ini pihaknya banyak menerima laporan dari elemen sipil yang menjadi mitra BPKP.

Untuk diketahui, Kejaksaan Negeri Lhokseumawe sedang menyelidiki dugaan penyimpangan dan tindak pidana korupsi pada pelaksanaan proyek Batu Gajah Pengaman Pantai Cunda-Meuraksa tahun 2020 senilai Rp 4,8 miliar bersumber Otsus.

Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Mukhlis beberapa waktu lalu mengaku sudah melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi, terdiri dari pejabat Dinas PUPR Kota Lhokseumawe dan pihak rekanan PT Putra Perkasa Aceh.

Komentar

Loading...