APAM Gugat Kinerja Gubernur dan DPRA

APAM Gugat Kinerja Gubernur dan DPRA

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Aceh Menggugat ( APAM) menggelar demo menggugat kinerja Gubernur Aceh dan DPRA di halaman gedung DPRA, Rabu (24/2/2021) pagi sekitar pukul 10.00 WIB

Pantauan anteroaceh.com, selain mahasiswa aksi juga diikuti oleh masyarakat, perwakilan emak-emak. Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan dalam bentuk spandu dan juga menggelar orasi secara bergantian.

 Dalam aksinya, massa menilai DPRA dan Gubernur selama ini hanya memikirkan kepentingan pribadi saja dan mengabaikan kepentingan masyarakat.

"DPR sibuk mengurus pokir dan Gubernur sibuk mengurus proyek multiyers, pribadi dan kelompoknya saja, maka jelas kenapa Aceh mendapatkan provinsi termiskin di Sumatera nomor satu saat ini," ungkap Korlap aksi, Maulida Aryandi dalam orasinya.

Ia juga menuntut agar kursi Wagub Aceh yang sudah lama lowong untuk segera diisi oleh parpol pengusung dan DPRA diminta agar segera melakukan pengawasan ketat kepada Gubernur Aceh atas perolehan predikat Provinsi termiskin se-Sumatera.

Pemerintah dinilai amburadul dalam menangani wabah Covid-19, dana Otsus dan birokrasi.

Mereka menilai pemerintah hanya ingin menikmati sendiri APBA hingga 2022 yang selama ini sudah dimonopoli oleh kroni-kroninya.

Bukan hanya sekali, korlap mengaku aksinya sudah berkali-kali dilakukan namun tetap diabaikan. Ia menyatakan akan terus melakukan aksi untuk memperjuangkan nasib rakyat Aceh.

"Kita juga meminta pihak kepolisian, kejaksaan bahkan KPK untuk turun tangan dan mengusut pengelolaan dana penanganan Covid-19 di Aceh," ucapnya lagi.

Diakhir tuntutan juga disebutkan anngota DPRA terbukti hanya membela kepentingan pribadi dan kelompoknya. 

Selain Korlap, beberapa peserta aksi juga ikut bersuara dengan tuntutan yang sama. Tidak hanya tuntutan, masa juga menyuarakan pikirannya ke dalam puisi yang dibacakan oleh salah seorang peserta aksi perempuan.

Aski demo berjalan damai dan disambut  baik oleh salah seorang anggota DPRA, Azhar Abdurrahman yang meminta masyarakat agar tidak pernah bosan untuk mengkritik dan memberi saran kepada pemerintah.

Komentar

Loading...