APACE Desak Gubernur Copot Kepala Bappeda

APACE Desak Gubernur Copot Kepala Bappeda
APACE saat menggelar demontrasi di depan kantor Gubernur Aceh, Jum'at (26/2). Foto: Uci Setiawan

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Puluhan pemuda menamakan diri Aliansi Pemuda Peduli Aceh (APACE) menggelar demontrasi di depan kantor Gubernur Aceh, Jum’at (26/2/2021) siang sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam aksinya mereka mendesak Gubernur Nova Iriansyah mencopot Kepala Bapedda T. Ahmad Dadek.

Massa menilai selama ini Kepala Bappeda tidak mempunyai gagasan atau solusi untuk pembangunan dan ditakutkan akan menyebabkan kegagalan pembangunan di Aceh. 

"Selain itu kami juga meminta Gubernur untuk segera menuntaskan kemiskinan di Aceh dengan cara membuka peluang kerja bagi sarjana dan pemuda desa supaya tidak ada lagi pengangguran," ucap Korlap Aksi, Guna Dianda dalam orasinya.

Dikatakannya kemiskinan hari ini merupakan akibat dari pemerintah yang lalai dalam menjalankan tugasnya. 

Guna mengatakan, Bappeda yang merupakan ujung tombak dalam penumbuhan ekonomi, lapangan kerja di Aceh seharusnya sudah paham peran untuk memajukan Aceh hari.

"Hari ini Aceh malah semakin terpuruk saja, begitu juga dengan berkeliarannya mafia Refocusing Dana Covid-19. Banyak kantor dinas yang hari ini bermasalah dalam pengelolaan dana tersebut," klaimnya.

APACE mengultimatum Gubernur untuk menanggap apa yang mereka sampaikan dalam waktu 3x24 jam jika tidak pihaknya akan kembali melakukan aksi serupa.

"Aksi ini akan berakhir jika tuntutan kami ditanggapi jika tidak,  kami akan melakukan aksi selanjutnya," kata Guna Dianda

Selain itu, APACE juga meminta Pemerintah Aceh untuk merealisasikan UUPA dengan totalitas untuk kesejateraan rakyat Aceh.

Pantauan anteroaceh.com di lokasi, massa menenteng spanduk dan karton bertuliskan tuntutan mereka. Mereka juga melakukan orasi secara bergantian.

Di tengah aksi massa juga sempat mengacungkan kartu merah sebagai bentuk kekecewaan atas kegagalan dan tanda bahwa Gubernur harus menghentikan Kepala Bappeda.

Aksi berlangsung damai selama kurang lebih satu jam dengan dijaga ketat pihak keamanan. 

Komentar

Loading...