Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Anggota DPRK Mengaku Digertak Tampar Kadis Pariwisata Aceh Selatan

Anggota DPRK Mengaku Digertak Tampar Kadis Pariwisata Aceh Selatan
Foto: Ilustrasi

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com- Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan, Hadi Surya mendapat gertakan tampar dari oknum Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan.

Gertakan itu diduga buntut dari  status facebook Hadi Surya yang mengkritisi dinas Pariwisata Kabupaten penghasil pala itu.

Hadi Surya melalui status facebooknya menulis tentang dua objek wisata di Aceh Selatan yang masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2020.

Namun ia menuliskan bahwa,  kedua kategori yang masuk nominasi tersebut belum mendapat sentuhan oleh Dinas Parawisata Aceh Selatan.

Menurut keterangan Hadi peristiwa penggertakan atas dirinya itu terjadi di Cafe Anak Laut Tapaktuan, Rabu (1/7/2020) sekitar pukul 22.00 WIB. Dengan masih mengenakan baju dinas, oknum Kadis Parawisata menghampirinya sambil marah-marah.

“Ancaman enggak, hanya gertak tampar saja, marah mencak-mencak. Masalahnya mungkin berawal dari status facebook saya mengkritisi Dinas Parawisata yang saya tulis atas nama saya sebagai ketua komisi II DPRK Aceh selatan, mitra kerjanya parawisata," terang Hadi saat dikonfirmasi anteroaceh.com, Kamis(2/7/2020) sore.

Saat ini kata Hadi,  masalah tersebut telah disampaikan ke lembaga tempatnya bernaung, dan tinggal menunggu keputusan yang akan diambil oleh lembaga.

"Kalau kemudian yang saya sampaikan itu bertentangan dengan kode etik, maka dia berhak mensomasi saya, saya minta maaf dan mengklarifikasi. Dan kalau yang saya sampaikan itu keliru, media juga memberi ruang hak jawab untuk mengklarifikasi apa yang saya sampaikan itu karena kalau perspektif cara pandangan berbeda maka luruskan dengan hak jawab tidak dengan cara premanisme," pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan, saat dihubungi anteroaceh.com tidak mengangkat telponnya dan pesan yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp sampai berita ini diturunkan juga belum mendapat jawaban.

Komentar

Loading...