Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Akmal Ibrahim Minta Kasus SPPD Fiktif Anggota DPRK Abdya Tak Diperpanjang

Akmal Ibrahim Minta Kasus SPPD Fiktif Anggota DPRK Abdya Tak Diperpanjang

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim SH meminta polemik temuan SPPD fiktif anggota DPRK Abdya diselesaikan dengan baik dan aman karena berdasarkan informasi yang ia terima seluruh dana yang berpotensi merugikan negara telah dikembalikan ke kas negara.

"Pemerintah yang diberi waktu untuk menagih dalam tenggang 60 hari mendapat kerja sama yang baik dari anggota dewan dan kita melihat itikat baik maka dari itu saya berharap kasus ini selesai dan semua aman," ungkap Akmal, Senin (8/7/2019).

Akmal mengatakan seluruh anggota dewan yang diduga menggunkan SPPD fiktif sudah mengembalikan temuan itu dalam waktu 60 hari. Jadi, kasus ini tidak ada masalah lagi.

Akmal juga sangat berterimakasih kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Abdya yang sudah berhasil mengembalikan uang Negara.

"Lembaga hukum kita sudah bekerja dengan baik dan saya secara khusus mengucapkan terimakasih kepada Kajari karena sudah menutup potensi kerugian negara Rp 1 miliar lebih," jelasnya.

Akmal juga menepis isu kurang harmonisnya hubungan antara Pemkab dengan DPRK.

"Itu tidak benar, Pemkab dengan DPRK Abdya tidak ada masalah apa-apa, kalau ada yang menilai kita kurang harmonis itu tidak benar. Bisa jadi itu hanya perasaan orang saja, yang pasti kita tetap berhubungan baik," pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menemukan dugaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif yang dilakukan sebagian besar anggota DPRK Abdya. Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kejari dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...