Adaptasi dengan Qanun LKS, Adira Finance Syariah Sediakan Produk Baru Khusus di Aceh

Adaptasi dengan Qanun LKS, Adira Finance Syariah Sediakan Produk Baru Khusus di Aceh

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Sesuaikan diri dengan Qanun Aceh No. 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS), mulai tahun ini Adira Finance Syariah lakukan perubahan menyeluruh ke seluruh kantor cabang, termasuk sediakan produk baru khusus di Aceh.

Adapun perubahan tersebut meliputi perubahan pada desain-desain customer touch point (CTP) di kantor cabang syariah, bentuk layanan pelanggan, seragam, hingga produk dan program pembiayaan yang ditawarkan.

"Sebagai bentuk adaptasi terhadap regulasi tersebut, mulai tahun ini semua kantor cabang Adira Finance Syariah di Aceh melakukan rebranding. Perubahan ini memungkinkan Adira Finance Syariah untuk lebih mendekatkan diri dengan ekosistem dan pelanggan, terutama di daerah Aceh yang memiliki populasi lebih dari 5,3 juta jiwa, " terang Direktur Penjualan, Pelayanan & Distribusi Adira Finance, Niko Kurniawan Bonggowarsito dalam konferensi pers, Selasa(26/1/2021) pagi.

Kemudian lagi khusus di Aceh, sebutnya Adira juga menyediakan produk baru berupa Adira Multi Dana Syariah (AMANAH), yaitu pembiayaan dana syariah untuk berbagai kebutuhan yang bersifat produktif maupun konsumtif dengan menggunakan akad Al bai wa Al Isti'jar. Akad yang dilakukan sesuai fatwa Dewan Syariah Nasional mengenai pembiayaan ulang (refinancing) syariah.


"Pembiayaan ulang dengan prinsip Al-Bai’ wa al-Isti’jar sesuai dengan misi perusahaan untuk ‘menyediakan beragam solusi keuangan sesuai dengan kebutuhan setiap pelanggan melalui sinergi dengan ekosistem’, serta menambah lini produk berprinsip syariah untuk memenuhi kebutuhan di setiap siklus kehidupan mereka,” jelas Head of Syariah Adira Finance, Yusron Hibrizie.

Akad tersebut, lanjut Yusron merupakan jual-beli suatu aset berdasarkan prinsip Al-Bai', yaitu dengan cara konsumen menjual asetnya kepada perusahaan mengikuti prinsip tersebut.

Kemudian, perusahaan menyewakan aset tersebut kepada konsumen dengan opsi hibah di akhir periode dengan menggunakan prinsip Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT), yaitu prinsip mengenai sewa barang atau benda, dimana pada akhir masa sewa akan dilakukan pengalihan kembali kepemilikan obyek tersebut dalam bentuk hibah.

Dengan akad tersebut juga akan semakin melengkapi beragam produk pembiayaan yang sudah tersedia sebelumnya, yaitu pembiayaan otomotif, paket perjalanan ibadah umrah, serta pembiayaan non-otomotif seperti perlengkapan rumah tangga dan elektronik (durables), dengan menggunakan akad Murabahah.

Selain itu, Adira Finance Syariah juga memberikan donasi ambulans untuk masyarakat di Aceh, bekerja sama dengan Filantra yang dapat dipergunakan gratis oleh masyarakat Aceh dengan harapan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan dalam kondisi darurat.

Komentar

Loading...