Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Acara Refleksi 16 Tahun Tsunami di Aceh Sesuai Protkes

Acara Refleksi 16 Tahun Tsunami di Aceh Sesuai Protkes
Masjid Raya Banda Aceh pasca tsunami akhir tahun 2004 (Foto:VOA)

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Refleksi 16 Tahun Tsunami Aceh tanggal 26 Desember 2020 diselenggarakan sesuai dengan Protokol Kesehatan (Protkes)di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Masyarakat dapat mengikuti serangkaian acara melalui channel YouTube Disbudpar Aceh di mulai pukul 08.00 Wib-selesai. 

“Peringatan tsunami kali ini terpaksa digelar secara daring dan luring untuk menghindari kerumunan dan menangkal penularan virus corona,” ucap Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani yang(SAG) kepada awak media, Jum'at (25/12/2020). 

Adapun acara refleksi 16 tahun tsunami tersebut berpusat di Stadion Harapan Bangsa namun peserta undangan dibatasi dan di atur jarak minimal satu meter di kiri-kanan dan muka-belakang.  

Selain membatasi peserta yang hadir, lanjut SAG, rangkaian acara pun dibuat sangat minimalis. Usai acara zikir dan doa bersama langsung dilakukan pemutaran video ucapan selamat dari Forkopimda Aceh. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Alquran dan Shalawat Badar. 

Usai Shalawat Badar, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Hymne Aceh, dan pemutaran video singkat sejarah tsunami Aceh. Santunan kepada anak yatim diberikan secara simbolis setelah sambutan dan arahan dari Gubernur Aceh, lalu diakhiri dengan tausiyah dan doa bersama. 

Tausiyah refleksi 16 tahun tsunami Aceh akan disampaikan oleh Prof. Dr Fauzi Saleh, S.Ag, Lc, MA, Guru Besar pada Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, menggantikan Syekh Ali Jaber yang saat ini dalam kondisi kurang sehat di Jakarta. 

“Seluruh rangkaian acara refleksi 16 tahun tsunami kali ini disesuaikan dengan Protkes, yakni dikondisikan sesingkat mungkin namun tanpa mengurangi kehidmatan memperingati detik-detik bencana tsunami yang melanda Aceh 16 tahun silam,” pungkas SAG.

Komentar

Loading...