Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

46 Miliar Dana Otsus Silpa Pembangunan Pasar Modern Terpendam di Kas Pemkab Abdya

46 Miliar Dana Otsus Silpa Pembangunan Pasar Modern Terpendam di Kas Pemkab Abdya
Kepala Bappeda Abdya, Firmansyah ST, saat menjelaskan perihal Silpa Dana Otsus pembagunan pasar modern tahun 2017. Foto: Ilyas

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Sebanyak Rp 46 miliar Dana Otonomi Khusus (Otsus)  tahun 2017, sisa lebih pembiayaan (Silpa) pembangunan Pasar Modern yang terletak di Gampong Keudai Siblah, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sudah tiga tahun terpendam di Kas Pemkab Abdya.

Proyek pembangunan pasar modern itu terpaksa dihentikan ditengah jalan oleh pihak Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH) Abdya, karena dinilai terjadinya deviasi pekerjaan 46, 48 persen, sehingga proyek pasar modern Abdya itu menjadi terbengkalai dan sisa anggarannya sebesar Rp 46 miliar menjadi Silpa.

Menurut informasi yang dihimpun ANTEROACEH.com, Pemerintah Abdya pada tahun 2018 sempat ingin mengunakan dana Silpa Rp 46 miliar itu untuk program prioritas lainnya namun keinginan itu tidak terpenuhi karena Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) tidak menyetujui jika dana tersebut dipergunakan untuk program prioritas lainnya.

Akan tetapi, BPK-RI bisa memberikan dana Silpa pembangunan pasar modern itu untuk digunakan ke pembangunan prioritas lainnya jika Pemkab Abdya mendapat persetujuan dan izin dari pemerintah Provinsi Aceh.

Kepala Bappeda Abdya, Firmansyah ST mengaku sudah meyurati Gubernur Aceh pada tanggal 8 Mei 2018. Namun hingga saat ini surat yang dilayangkan oleh pemkab Abdya itu belum ada balasan dari pemerintah Provinsi Aceh. 

"Dalam surat itu kita meminta kepada Bapak Gubernur Aceh mohon menyetujui kalau anggaran Silpa itu untuk kita gunakan ke program prioritas lain, tapi sampai hari ini kita belum terima balasan surat itu," ungkapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (15/10/2019).

Kata Firman, jika surat yang dilayangkan oleh Pemkab Abdya belum dibalas oleh Pemerintah Aceh. Maka anggaran Silpa pembangunan pasar modern tahun anggaran 2017 tidak bisa digunakan untuk program prioritas lainnya.

"Makanya, sampai saat ini dana itu tidak kita pakai dan masih berada didalam rekening kas Abdya," jelasnya.

Namun dalam waktu dekat ini, kata Firman, pihaknya berjanji akan kembali menayakan surat balasan itu agar dana Rp 46 miliar bisa digunakan untuk pembangunan prioritas lainnya dengan tujuan bisa dimamanfaatkan oleh masyarakat Abdya. 

"Insyaallah, dalam waktu dekat ini kami akan koordinasi dengan pihak Bappeda Aceh. Kita minta petunjuk pada mereka akan dikemanakan dana Silpa Otsus itu, supaya bisa termanfaatkan untuk masyarakat," pungkasnya.

Komentar

Loading...