17 Ribu CPNS Kemenkumham Penempatan Aceh Akan Ikut Tes SKD di Kampus Abulyatama, Ini Jadwalnya

17 Ribu CPNS Kemenkumham Penempatan Aceh Akan Ikut Tes SKD di Kampus Abulyatama, Ini Jadwalnya

BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI Aceh, Meurah Budiman mengatakan Kemenkumham RI membuka penerimaan 242 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021 dengan penempatan kerja di Aceh

Dari formasi yang itu sebanyak 238 untuk satuan pengamanan tahanan (sipir) dan 4 formasi lainnya untuk analis imigrasi. Dari total formasi yang tersedia 17 ribu telah dinyatakan lulu administrasi.

“Jumlah pendaftar untuk formasi di Aceh 25 ribu peserta, setelah tahap administrasi dan diverifikasi dokumen kini tinggal 17 ribu peserta. Mereka akan mengikuti tahap selanjutnya, yaitu seleksi kompetensi dasar (SKD),” papar Meurah Budiman saat beraudiensi dengan Gubernur Nova Iriansyah, Senin (9/8/2021) di pendopo.

Meurah mengatakan, pelaksanaan SKD akan berlangsung tanggal 25 Agustus sampai 4 Oktober 2021 mendatang. 

Sedangkan pelaksanaannya tes akan dilakukan di lokasi kampus Abulyatama. Peserta yang mengikuti tes akan digilir secara bertahap.

“Kami komit untuk melaksanakan tahapan seleksi ini secara transparan,” tegas Meurah.

Sementara itu Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengapresiasi Menteri Hukum dan HAM RI dan jajarannya di Kanwil Kemenkumham Aceh atas pembukaan formasi CPNS untuk wilayah kerja Aceh. 

“Semoga putra-putri kami bisa diterima dengan baik,” kata Nova.

Menurut Nova, dengan jumlah pendaftar yang begitu banyak, maka pelaksanaan seleksi harus transparan dan akuntabel. 

Ia meminta tidak ada penyimpangan dalam proses perekrutan nanti.

“Ini menjadi harapan masyarakat. Kehadiran teknologi dengan melaksanakan seleksi berbasis komputer tentu saja bisa memenuhi asas transparansi, maka tidak ada alasan untuk tidak transparan,” ujar Nova.

Selain itu, kata Nova, pihak pelaksana seleksi CPNS Kemenkumham juga perlu melaksanakan pengawasan yang ketat. Sehingga para peserta tidak memiliki peluang untuk melakukan kecurangan dan penyimpangan.

“Terimakasih dan mudah-mudahan Kemenkumham bisa mengantisipasi segala kemungkinan dengan teknologi yang ada dan tidak ada keluhan dari peserta,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Nova mengingatkan agar pelaksanaan seleksi nanti tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Hal tersebut penting agar wabah virus corona tidak melonjak di Aceh dan tidak membawa dampak buruk lainnya.

Komentar

Loading...