10 Tahun Idap Hidrosefalus, Rizki Rasakan Manfaat Berobat dengan JKN-KIS  

10 Tahun Idap Hidrosefalus, Rizki Rasakan Manfaat Berobat dengan JKN-KIS  
Rizki, pengidap Hidrosefalus (Foto: ist)

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com -  Rizki (30) warga Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya. Ia mengidap penyakit Hidrosefalus sudah 10 tahun lamanya, sejak 2011 silam.

Hidrosefalus adalah penyakit yang membuat produksi dan penyerapan cairan otak tidak seimbang yang mengakibatkan penumpukan cairan di rongga otak, sehingga menyebabkan meningkatnya tekanan pada otak. 

Pada bayi dan anak-anak, Hidrosefalus membuat ukuran kepala membesar, sedangkan pada orang dewasa seperti Rizki, kondisi ini bisa menimbulkan sakit kepala yang hebat.

Rizki bersyukur mendapatkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) - Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pemerintah, sehingga untuk pengobatan penyakitnya yang tidak murah itu, ia tidak lagi bingung memikirkan biaya.

“Kondisi ini sudah saya alami sejak saya berumur 10 tahun, dan selama saya berobat selalu menggunakan Kartu JKN-KIS, dan Alhamdulillah tidak ada biaya yang kami keluarkan sepeserpun, bahkan operasi pemasangan selang (VP Shunt) juga ditanggung JKN-KIS,” ungkap Rizki yang saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD dr. H. Yulidin Away Tapaktuan kepada Tim Jamkesnews Senin, (29/3/2021).

Untuk memulihkan penyakitnya itu, Rizki mengaku sudah pernah menjalani pengobatan di  tiga rumah sakit berbeda. Biayanya juga gratis berkat JKN-KIS.

Rizki menambahkan, selama menjalani pengobatan, pelayanan yang diberikan benar-benar baik dan tidak dibeda-bedakan. Semua pasien mendapatkan pelayanan yang sama baik itu peserta JKN-KIS maupun pasien umum tetap diperlakukan sama. Dokter, perawat dan juga petugas lainnya memberikan layanan dengan sangat baik.

“Harapan saya program JKN-KIS ini dapat terus berjalan untuk dapat terus menolong banyak orang yang sangat membutuhkan seperti saya. Semoga program JKN-KIS ini terus berkesinambungan karena manfaatnya sangat luar biasa bagi masyarakat sesuai dengan prinsip gotong royong, yaitu yang sehat membantu yang sakit, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi mengenai pembiayaan pengobatan,” tutur Rizki penuh harapan.

Menutup perbincangan, Rizki mengajak masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS untuk segera mendaftar, dan apabila sudah terdaftar jangan sampai lupa untuk membayar iuran dengan rutin. Menurutnya sangat banyak manfaat yang akan dirasakan dengan terdaftar sebagai peserta JKN

Komentar

Loading...